Friday, September 03, 2004

|[ DIAM ]|

Malam makin malam
malam menuju larutnya pagi
disini aku sendiri
tak ada yang aku lakukan
tak ada gerakan hanya diam like people die

Aku melihat IDmu menyala..ya ID kamu menyala
tak sanggup aku menyapa
tak sanggup aku menegur
hanya diam membisu
tak tau apa yang harus kulakuin

Nafasku nafasmu
berbeda walaupun pingin menyatu
harapku
harapmu
entahlah mungkin kamu sedang sibuk

Engkau tertawa
aku tak tau
Engkau sedih
aku juga tak tau
Apa yang sebenarnya aku inginkan
semua ini

tak bisa ku bayangkan
cintaku bagai pedang
sayang seribu sayang
harapanku semua tinggal angan
akankan bisa terwujud .....???
aku tak tau

Harapanku semoga kamu baik-baik adanya
badan raga lepas tanpa beban
beban yang menghantuimu kah itu...?
resah, gelisah, gundah, bercampur baur
dihamparan angan tak terbatas

Ku ingin sedikit meniti langkah
langkah apakah itu gerangan .... ?
menuju hal tantangan yang baru
tanpa lelah ku berharap, berharap, dan berharap
semoga kamu mengerti akan hal itu

Oh ... Sayang
lagi ngapain kamu ?
pengecut kamu, bad buster, nggak jantan.....[asaku memaki perasaanku]
apa yang kamu lakukan adalah hal-hal yang sia sia ..... [asaku membodohi perasaanku]
dia apakah mengerti kamu ? tidak dia malah tidak memikirkan kamu .....[asaku menhujat perasaanku]
"Tapi hamba mencintai dia, sangat sangat mencintainya ! apa itu salah" ..... [perasaanku mengiba asaku]
Sudahlah tak ada gunanya kamu begitu memikirkan dia, belum tentu dia memikirkanmu .....[asaku merusak perasaanku]

Hmmmm lelah, ragaku akanku bawa kemana
Diam oh Diam
Jangan Perasaanmu pingin menyapa dia
iya aku ingin menyapanya, membelahi lenguhnya
ingin menikmati ranumnya semerbak wangi tubuhnya
tapi aku tak kuasa







0 Comments:

Post a Comment

<< Home